Tips Nyaman Bermain Arung Jeram

Arung jeram adalah sebuah olah raga air yang cukup ekstrim dan cukup menantang. Bagi Anda yang sama sekali belum pernah menjajal olah raga ini, sepertinya Anda harus mencoba olah raga ini.

Meski cukup ekstrim, namun arung jeram merupakan olah raga yang melatih kekompakan dan kebersamaan dalam tim, dan yang pasti terdapat keseruan di baliknya.

Umumnya, saat Anda akan berarung jeram, operator telah mempersiapkan peralatan yang diperlukan bagi wisatawan atau penumpang, mulai dari helm, pelampung, dayung, hingga perahu karet.

Untuk mendapatkan kenyamanan saat berarung jeram, paling tidak Anda mesti memperhatikan ini atau memberikan catatan ini kepada operator arung jeram tempat Anda dan teman-teman berarung jeram.

Baca juga: Tips Traveling Murah ke Korea Tanpa Ikut Paket Tour Wisata

Air

Kondisi permukaan air sungai menjadi faktor penentu kenyamanan saat berarung jeram. Permukaan air yang tipis cenderung berpotensi menghambat pergerakan perahu di tengah bebatuan.

Sebaliknya, air yang terlalu tebal pun mengakibatkan pergerakan perahu di sela-sela bebatuan menjadi seperti hilang tanpa tantangan.

Keseruan sebenarnya adalah saat permukaan air yang sedang, artinya tidak terlalu surut atau tipis namun tidak juga terlalu tebal. Jika Anda mendapati kondisi permukaan air sungai yang cukup maka Anda akan merasakan sensasi saat berliuk-liuk di melintas bebatuan.

Baca juga: Beli Tiket Online Pastikan Untuk Check In

Perahu

perahu karet

Jangan salah, kondisi perahu yang kurang tekanan angin pun akan berpotensi mengganggu kenyamanan berarung jeram. Jika demikian, bukan keseruan yang kita dapatkan, melainkan kerja keras menghindari bebatuan agaknya harus dilakukan.

Saat perahu tersangkut di bebatuan, yang disebabkan karena air yang tipis, dan perahu yang agak kurang tekanan angin, maka siap-siap ekstra tenaga untuk melakukan gerakan menarik perahu yang tersangkut tersebut.

Jaminan badan ekstra pegal jika Anda menemukan kondisi diatas.

Baca juga: Hak Siapa Sandaran Tangan di Kursi Tengah Pesawat?

Penumpang

Jumlah penumpang dan komposisinya biasanya diatur oleh Kapten perahu. Seorang Kapten perahu yang biasanya adalah pemandu, tentu sangat hafal untuk mengatur keseimbangan penumpang di perahunya.

Kecermatan dalam mengatur komposisi tentu akan memudahkan kerja Kapten perahu dalam mengomandoi perahunya.

Jika Anda dalam komando Kapten perahu, maka Anda harus menuruti apa yang diperintahkan, agar perahu dapat berjalan maksimal tanpa hambatan.

—–

Baca juga: Kereta Bandara, Transportasi Pilihan Menuju Bandara

Selain hal-hal tersebut diatas, biasanya operator melalui instruktur arung jeram akan memberikan semacam pemahaman singkat mengenai berbagai hal seperti, limitasi pelampung yang akan digunakan oleh masing-masing penumpang perahu disesuaikan dengan bobot tubuh, sehingga tidak perlu ragu atau khawatir akan tenggelam.

Instruktur juga mengingatkan untuk tidak membawa barang-barang yang memang tidak perlu dibawa saat berarung jeram, seperti handphone, kamera, tongsis.

Lalu, jika tertinggal atau jatuh dari perahu, tidak perlu panik, karena pelampung menjamin setiap penumpang yang jatuh dari perahu dapat tetap mengambang di permukaan air.

Nah, satu hal, dan patut diwaspadai oleh Anda saat berarung jeram, terkadang ada juga Kapten perahu yang berbuat iseng dengan membalikkan perahu sehingga seluruh penumpangnya jatuh ke air. Sekali lagi, tidak perlu panik, namun cukup diwaspadai.

Yang perlu Anda lakukan saat terjatuh ke sungai, tetaplah tenang dan jangan panik. Arahkan tubuh menghadap atas atau terlentang serta mengikuti arus air.

Kemudian arahkan tubuh sesuai arah arus, jangan membelakangi arus. Angkat kaki hingga ke permukaan air untuk mengetahui ada batu di depan Anda atau tidak, dan menahannya dengan kaki.(ti-id)

Sumber: Arus Liar

0 thoughts on “Tips Nyaman Bermain Arung Jeram”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.