Pengalaman Menginap Di Grand Inna Malioboro

Musim mudik 2019 kami mencoba traveling ke Kota Yogyakarta. Kali ini kami coba menginap di Hotel Grand Inna Malioboro yang telah kami booking 3 minggu sebelum kedatangan.

Melalui artikel ini, kami ingin sharing pengalaman kami selama menginap di Grand Inna Malioboro, sebuah hotel yang sarat dengan sejarah dan menjadi saksi dari pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: Sejarah Hotel Grand Inna Malioboro

Seperti diketahui, lokasi Hotel Grand Inna Malioboro berada di tempat yang sangat strategis, yaitu tepatnya di Jalan Malioboro No 60 Suryatmajan Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta.

Sangat strategis, karena pintu masuk dan keluar langsung berada di Jalan Malioboro, yaitu salah satu destinasi wisata belanja di kota gudeg, Yogyakarta.

Bagi Anda yang menyukai wisata belanja, hotel ini menjadi pilihan yang tepat, karena Anda tidak perlu lagi berkendaraan, atau semisal naik becak, namun cukup berjalan kaki keluar gerbang hotel.

Menginap di Grand Inna Malioboro, apalagi di musim mudik lebaran, tentulah menjadi sebuah pengalaman menyenangkan. Betapa tidak, saat orang lain kesulitan mencari area parkir di seputaran Malioboro, kami dengan mudah mendapatkan parkir sekaligus dapat menginap ditempat yang menjadi salah satu destinasi wisata di Yogyakarta.

Saat kami menginap 2 malam di Hotel Grand Inna Malioboro, yaitu pada tanggal 6 Juni 2019 sampai dengan 8 Juni 2019, rombongan Presiden Joko Widodo beserta keluarga menyempatkan diri berbelanja di seputaran Malioboro.

hotel grand inna malioboro

Bicara Grand Inna Malioboro Yogyakarta, sebuah hotel yang dibalut furniture klasik namun bernuansa modern, maka kita akan disajikan oleh beberapa hal berikut, seperti ulasan dibawah ini.

Baca juga: Mau Tiket Pesawat Murah? Ini Cara Dapatkannya

Variasi Menu Masakan

Menginap dua malam di Grand Inna Malioboro, kami mendapatkan voucher makan pagi dan makan malam. Jarang-jarang mendapat penawaran seperti ini, karena biasanya, kita hanya mendapatkan voucher makan untuk breakfast saja.

Nah, bicara mengenai masakan, menu masakan yang disajikan di hotel ini sangat bervariasi. Untuk buffet utama saja, pilihan nasi ada dua, nasi putih atau nasi goreng, begitu pun dengan lauknya, juga ada dua pilihan pada saat disajikan bersamaan, bisa dengan daging atau dengan ayam, atau ya keduanya sekaligus.

Tak ketinggalan sayur pun demikian, ada yang sayuran hijau, namun juga tersedia pilihan sayuran tanpa kuah, seperti kacang merah.

Belum lagi pilihan lainnya dari jenis roti dan penganan kecil seperti kue. Di meja lainnya, juga tersedia aneka bubur, baik kacang hijau maupun bubur nasi.

Minuman pun demikian, mulai air putih, water infuse, aneka jus buah, dan menariknya tersedia pula jamu beras kencur dan kunyit asam. Masih ditambah pula dengan aneka buah.

Namun ada satu buffet spesial yang disajikan hotel ini, yaitu menu Panglima Jenderal Soedirman.

Di buffet ini disediakan aneka pilihan masakan yang pernah disajikan kepada Jenderal Soedirman saat dulu beliau berkantor di hotel ini. Aneka pilihan masakan mulai dari nasi merah, toge tepung, krecek, sayur lodeh, sayur hijau bening, sayur sup, tempe tahu bacem, melengkapi buffet Panglima Jenderal Soedirman.

Bila diperhatikan, hal tersebut adalah deretan menu masakan sederhana yang dihidangkan kepada seorang jenderal perang kala itu. Beruntung, Kami pun sempat mencicipinya, dan ternyata menu tersebut memang bercita rasa tinggi.

Jika Anda kebetulan menginap di hotel ini, dan menu Panglima Jenderal Soedirman masih menjadi salah satu hidangan, maka saran Kami, segera cicipi menu tersebut. Selain bercita rasa tinggi, menu tersebut dipastikan akan sulit didapatkan di tempat lainnya.   

Baca juga: 5 Obyek Wisata Hits di Bali yang Unik dan Instagramable

Petugas Hotel Yang Ramah

Masih bicara tentang hotel Grand Inna ini, dari sisi staf hotel, mulai dari security hingga ke room boy, yang Kami jumpai adalah sosok yang selalu terlihat hangat menyapa para tamu.

Kecuali security yang diisi oleh sosok muda berbadan tegap, yang lainnya seperti staf restoran hotel, mayoritas diisi oleh sosok paruh baya sarat pengalaman, karena rata-rata memang sudah berumur, dan terindikasi sebagai staf hotel yang sudah lama mengabdi di hotel ini.

Untuk staf resepsionis hotel, diisi oleh kombinasi sosok junior dan sosok senior yang bahu membahu melayani setiap tamu yang hendak check-in maupun check-out hotel.

Staf room boy, yang tampak dalam pandangan kami yaitu sosok senior yang telah berusia paruh baya.

Namun, meski didominasi oleh sosok senior paruh baya, pelayanan yang diberikan pun tidak kalah dengan sosok muda, tetap cekatan dan selalu tersenyum ramah.

Terpenting dari itu semua adalah keramahan yang selalu terpancar dari setiap staf hotel. Hal yang terkesan sepele, namun itu menjadi poin lebih, khususnya bagi kami yang menginap dua malam di hotel tersebut.

Oiya, saat kami mencicipi menu breakfast di hari pertama, seorang wanita paruh baya dengan ramah menyapa kami sekeluarga. Beliau adalah Sales Manager Hotel Grand Inna Malioboro bernama Ibu Eny Setyo Astuti.

Beliau pulalah yang menawarkan kami untuk mencicipi menu Panglima Jenderal Soedirman, yang kemudian membuat kami penasaran untuk mencicipinya pada breakfast hari kedua.

Baca juga: Pura Lempuyang, Wisata Bali Terbaru

Parkiran Hotel Yang Luas

Menyoal parkir kendaraan di Hotel Grand Inna Malioboro bukanlah masalah besar, karena petugas hotel atau security selalu mengarahkan setiap tamu hotel yang akan memarkirkan kendaraannya.

Seperti biasa, kami turunkan barang di lobby hotel, setelah itu security mengarahkan kami untuk parkir ke lokasi parkir yang masih kosong. Mereka melakukan koordinasi satu sama lain via Handy Talkie untuk mengecek ketersediaan ruang parkir di sisi sayap kanan maupun sayap kiri hotel.

Karena bangunan hotel ini menggunakan konsep lama, maka ruang parkir terhampar luas menggunakan halaman hotel. Namun, meski luas, bukan berarti halaman parkir hotel dapat bebas digunakan oleh selain tamu hotel.

Pasalnya, security akan mensortir setiap kendaraan yang akan masuk ke area parkir hotel, jika bukan tamu hotel pasti akan ditolak masuk.

Untuk area parkir hotel ini menggunakan secure parking, sehingga bagi Anda yang menginap disini untuk tidak lupa mengurus free pass parkir.

—–

Demikian, sekelumit cerita pengalaman kami menginap di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta.(ti-id)

Sumber gambar: Hotel Grand Inna Malioboro

0 thoughts on “Pengalaman Menginap Di Grand Inna Malioboro”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.