Mau Jalan Jalan Ke Bali? Kenapa Tidak Pilih Jalan Jalan Ke Bali Saja

Anda ingin berbulan madu bersama pasangan baru Anda? Atau Anda ingin berwisata ke Pulau Dewata Bali bersama keluarga tercinta Anda atau rekan-rekan kantor Anda? Kenapa tidak gunakan jasa Jalan Jalan Ke Bali saja.

“Koq, jasa Jalan Jalan Ke Bali saja, jadi bingung saya”, gumam Anda.

Ya, jasa Jalan Jalan Ke Bali, namanya memang seperti itu. Jadi begini ceritanya, Jalan Jalan Ke Bali adalah sebuah biro wisata yang berada di Bali, dan memang seperti itulah namanya.

Jalan jalan ke Bali menawarkan beragam paket yang bisa Anda pilih sesuai dengan tema perjalanan Anda, entah liburan bersama teman-teman kantor Anda, atau bersama keluarga tercinta, atau jika pilihannya adalah honeymoon.

Baca juga: Kereta Bandara, Transportasi Pilihan Menuju Bandara

Dan, kami termasuk yang sering kali menggunakan jasanya jika berlibur ke Bali, diawali saat kami berbulan madu menggunakan jasa Jalan Jalan Ke Bali.

Saat itu, sang pemilik Jalan Jalan Ke Bali, Mr Temmy, berkesempatan menyambut dan mengantarkan kami ke hotel yang menjadi persinggahan kami selama di Bali.

Setelah dari situ, dan merasa puas atas layanan yang diberikan Jalan Jalan Ke Bali, kami pun menjadi sering menggunakan jasanya.

Bayar DP, Sisanya Setelah Jalan Jalan

jalanjalankebali

Karena langsung puas dengan pelayanan pertama, kami tidak pernah menggunakan jasa selain jasa biro wisata ini tiap kali kami berlibur ke Pulau Dewata.

Mungkin bagi Anda yang setelah membaca artikel ini kemudian mencoba jasa Jalan Jalan Ke Bali dan setelah itu Anda berkomentar bahwa layanan yang diberikan biasa-biasa saja atau standar, sama seperti yang lainnya, ya boleh-boleh saja. Masalahnya hanya karena kami tidak pernah mencoba selain yang ini.

Yang mau kami sampaikan adalah saat kami menghubungi Mr Temmy untuk memesan paket perjalanan selama di Bali, kami diminta untuk melakukan transfer DP 50% sebelum keberangkatan.

Baca juga: 5 Tips Membuat Perjalanan Yang Nyaman

Anda bayar DP di muka, setelah selesai perjalanan Anda selama 2, 3, atau 4 hari di Pulau Dewata, selepas itu Anda baru membayar sisanya. Kira-kira yang seperti ini ada dimana yah?

Karena sepanjang yang kami tahu, dan beberapa kali pengalaman bepergian untuk liburan, biayanya selalu lunas dibayar di muka sebelum hari keberangkatan.

Mungkin tidak ada yang menggunakan pola seperti yang dilakukan Jalan Jalan Ke Bali ini. Bayangkan, untuk menikmati suasana Bali, Anda bisa menikmatinya lebih dulu dibanding membayarnya.

Atau jika memang ada yang selain ini, bolehlah kami diberi tahu, untuk mencoba juga dan melakukan perbandingan untuk layanan yang diberikan.

Fleksibel Mengubah Lokasi Tujuan Wisata

Yang kami rasakan dari Jalan Jalan Ke Bali yaitu fleksibilitasnya. Misal, jika Anda sudah meng-arrange rencana selama di Bali sejak dari kota tujuan Anda, namun saat mendarat di Bali Anda ingin mengubah tujuan, hal ini masih sangat dimungkinkan.

Sebagaimana biro wisata lainnya, paket-paket yang ada di biro wisata ini mungkin sama dengan yang lainnya, alias tidak berbeda jauh, kami menyebutnya paket mainstream.

Untuk paket mainstream ini, kami melihat paling tidak terdapat 3 kelompok lokasi tujuan berdasarkan jarak atau kedekatan wilayah. Yang pertama, Bedugul Tour terdiri dari obyek-obyek wisata seperti Pura Taman Ayun Mengwi, Pura Ulun Danu Bedugul, Tanah Lot.

Lalu, yang kedua, Kintamani Tour terdiri dari obyek-obyek wisata seperti Desa Tohpati yaitu Pusat Kerajinan Batik Bali, Batubulan untuk melihat pementasan Tari Barong, Pura Tirta Empul, Kintamani, Agrowisata Kebun Kopi Luwak, Tegalalang Rice Terrace, Air Terjun Tegenungan.

Yang ketiga, Bali Selatan Tour terdiri dari obyek-obyek wisata seperti Tanjung Benoa Water Sport, Pantai Pandawa, Garuda Wisnu Kencana atau GWK, Pantai Padang-Padang, Pura Luhur Uluwatu untuk melihat pentas Tari Kecak, Jimbaran.

Baca juga: 5 Obyek Wisata Hits di Bali yang Unik dan Instagramable

Itulah beberapa pilihan paket tour mainstream yang umumnya disediakan oleh biro wisata, termasuk Jalan Jalan Ke Bali.  

Berbeda dengan yang mainstream, kami mencoba mencicipi paket diluar paket mainstream, kami menyebutnya dengan paket anti-mainstream, yaitu seperti Pura Luhur Lempuyang, Stonehenge di Pantai Purnama.

Paket ini memang tidak terlalu dijual oleh biro wisata, karena untuk satu tujuan saja, lokasinya memakan waktu kurang lebih 3 sampai 4 jam perjalanan, belum lagi jika kondisi lalu lintas yang macet.

Pulang pergi dari hotel ke lokasi tujuan dan kembali ke hotel paling tidak 6 sampai 7 jam. Bayangkan jika berangkat dari hotel jam 8 pagi, perjalanan memakan waktu 3 sampai 4 jam, di lokasi tujuan wisata 1 sampai 2 jam, lalu kembali lagi ke hotel 3 sampai 4 jam.

Tentu, jika memilih yang anti-mainstream bukanlah pilihan yang menguntungkan, apalagi jika jarang-jarang berlibur ke Bali.

Namun, dengan memilih jasa Jalan Jalan Ke Bali, dan jika memang pilihan kita adalah yang anti-mainstream, maka buat biro wisata ini tentu bukanlah masalah, meski dari kota asal kita sudah menentukan paket mainstream.

Bisa Menembus Hotel Pilihan Kita

Hard Rock Hotel yang terletak di Jalan Pantai Kuta merupakan salah satu hotel favorit kami. Pertunjukan Live Music-nya senantiasa dapat kita nikmati secara langsung dari main stage, maupun secara Live dapat disaksikan dari TV Kamar.

Suasana hotel yang secara keseluruhan sangat family hotel ini menjadi beberapa pertimbangan kami untuk selalu menginap disini jika berkesempatan berlibur ke Bali.

Namun pernah, saat kami merencanakan berlibur ke Bali, seraya memesan paket tour di Jalan Jalan Ke Bali serta memilih Hard Rock Hotel sebagai lokasi menginap, ternyata kami dapati kabar bahwa kamar sudah full booked.

Baca juga: Pura Lempuyang, Wisata Bali Terbaru

Agak susah move-on dari Hard Rock Hotel Bali karena alasan full booked tadi, membuat kami pun berat untuk menyusun rencana liburan lebih detil. Maklum, hotel ini juga menjadi salah satu hotel favorit para turis asing untuk menginap di Bali.

Namun karena disanggupi akan dibantu Jalan Jalan Ke Bali untuk merealisasikan rencana kami, maka kami pun menunggu kabar baik.

Tidak berselang lama, kami pun mendapati kabar baik itu, dan seperti belum cukup atas kamar yang dapati, kami pun seolah menambahkan request dengan meminta posisi kamar yang view pool, ya seperti sedang memberikan challenge tambahan.

Meski view pool-nya tidak terlalu pas, namun mereka berhasil menembuskan request kami tersebut ditengah-tengah kondisi yang katanya full booked. Entah bagaimana cara menerobosnya, hanya mereka-lah yang tahu jalannya.

—–

Buat kami, beberapa hal diatas menjadi nilai tambah kami dalam memilih biro wisata jika berencana liburan ke Bali. Mungkin juga nilai tambah tersebut berlaku juga untuk Anda setelah membaca artikel ini.

Nah, pada artikel selanjutnya, kami akan berikan tips menyusun rencana perjalanan liburan ke Bali yang optimal dan efisien. Tongkrongin kami terus ya.(ti-id)

Sumber: Biro Wisata JJKB

0 thoughts on “Mau Jalan Jalan Ke Bali? Kenapa Tidak Pilih Jalan Jalan Ke Bali Saja”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.