Hak Siapa Sandaran Tangan di Kursi Tengah Pesawat?

Jumpa lagi Sobat Travel yang berbahagia.

Pada artikel kali ini, kami akan mengulas tentang siapa pemanfaat yang paling berhak atas sandaran tangan pada kursi tengah di pesawat.

Melihat, judul artikel diatas rasanya seperti remeh-temeh sekali.

Namun, jika Sobat Travel mau mencerna sedikit, rasanya meski terdengar sepele, tetapi memiliki kandungan makna yang dalam, karena ini menyangkut etika penggunaan barang bersama oleh publik.

Baca juga: Tips Traveling Murah ke Korea Tanpa Ikut Paket Tour Wisata

Sobat Travel hafalkan bentuk kursi di pesawat seperti apa? Ya, umumnya, kursi di pesawat dalam satu row terdiri dari 6 kursi, dengan 3 kursi di sisi kiri dan 3 kursi di sisi kanan.

Nah, untuk setiap 3 kursi baik di sisi kiri atau kanan, masing-masing memiliki 4 sandaran tangan, yang bisa diatur fungsinya, baik untuk sandaran tangan maupun untuk memudahkan lewat bagi penumpang yang kebetulan duduk dekat jendela dengan cara diangkat ke atas.

Sampai disini jelas dong?

Oke, untuk memudahkan, kami bantu dengan gambar dibawah berikut ini.

sandaran tangan kursi pesawat

Pertanyaannya adalah, 2 sandaran tangan yang ada di kursi tengah itu menjadi hak siapa?

Jika kebetulan dalam waktu dekat ini Sobat Travel akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat, dan setelah Anda melakukan check-in, lalu kemudian Anda mendapatkan posisi duduk di kursi tengah, maka 2 sandaran tangan tersebut sejatinya menjadi hak Anda untuk Anda gunakan selama penerbangan.

Hal ini, sebagaimana dikutip dari laman Instagram Angkasa Pura Airports (ap_airports) dengan judul postingan, “Sandaran Tangan di tengah buat Siapa ya?”

Baca juga: Menyiasati Dollar Tinggi Agar Liburan Keluar Negeri Tetap Jalan

Selama ini memang hampir tidak pernah kita dengar announcement dari kru pesawat yang menyampaikan pesan tentang penerima manfaat atas keberadaan sandaran tangan pada kursi tengah pesawat.

Postingan PT Angkasa Pura tersebut jelas menerangkan bahwa sandaran tangan pada kursi tengah pesawat menjadi hak penumpang yang duduk di tengah, dan ternyata itu merupakan sebuah etika dan dicatat sebagai peraturan tidak tertulis.

Alasannya jelas, penumpang yang duduk ditengah tidak memiliki kebebasan ruang gerak seperti penumpang yang duduk dekat jendela maupun penumpang yang duduk dekat lorong.

Bisa Sobat Travel bayangkan bila penumpang yang duduk di dekat jendela maupun yang duduk dekat lorong memiliki karakter yang sama, yaitu sama-sama kurang toleran.

Tentu apes penumpang yang duduk ditengah. Apes karena serasa dihimpit oleh penumpang yang duduk di samping kanan dan kirinya, terlebih sandaran tangan di kursi tengah dikuasai oleh mereka berdua.

Bagaimana jika yang duduk ditengah itu Anda, dan hal tersebut menimpa Anda? Silahkan Anda bayangkan sendiri.

Baca juga: Jetstar Tawarkan Kemudahan bagi Traveler dengan FlexiBiz

Maka rasanya pantas saja bila kru pesawat mulai mengumumkan hak prioritas sandaran tangan yang ada di kursi tengah pesawat itu milik siapa.

Atau, bisa juga melalui petunjuk gambar yang ditempatkan di belakang kursi penumpang yang duduk di dekat jendela ataupun penumpang yang duduk dekat lorong.

Atau cara paling praktis yang sesuai dengan abad milenial, yaitu penyampaian pesan melalui peran media sosial seperti yang telah dilakukan oleh PT Angkasa Pura ini, lewat Instagram, atau yang lainnya seperti Twitter, Facebook.

Bukan begitu Sobat Travel?

Oleh karenanya, Sobat Travel pun dapat ikut menyebarluaskan informasi ini kepada siapa saja, khususnya kepada teman atau sesama calon penumpang saat di bandara menunggu kedatangan pesawat.(ti-id)

0 thoughts on “Hak Siapa Sandaran Tangan di Kursi Tengah Pesawat?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.