10 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Perjalanan Pertama Kali Anda Ke Luar Negeri

Saat ini, perjalanan lintas negara lintas benua adalah hal yang lumrah untuk dilakukan.

Karena padatnya agenda, maka pagi ini ada di Kota A, lalu siangnya di Kota B, dan malamnya di Kota C, adalah hal yang sangat mungkin dilakukan oleh siapa saja.

Hal tersebut dapat terjadi berkat semakin banyaknya jadwal penerbangan lintas negara lintas benua yang disediakan oleh beragam maskapai penerbangan.

Banyaknya jadwal penerbangan masih dibarengi pula oleh kemudahan dalam mengakses dan mendapatkan tiket penerbangan dengan harga yang terjangkau, baik yang disiapkan oleh maskapai penerbangan maupun oleh biro tiket perjalanan seperti traveloka, pegi-pegi, tiket.com, dan yang lainnya.

Namun, meski segala kemudahan sudah ada di depan mata, dan harga tiket pesawat sudah semakin terjangkau, tetap saja masih ada orang yang belum pernah berpergian ke luar negeri.

Dan, jika ternyata itu adalah Anda, maka semoga saja artikel ini dapat memberikan gambaran pada Anda tentang hal-hal apa yang harus Anda perhatikan ketika Anda melakukan perjalanan lintas negara.

Artikel ini membahas 10 hal yang perlu Anda perhatikan saat Anda melakukan perjalanan ke luar negeri untuk pertama kalinya.

Hal yang pertama

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyusun rencana perjalanan dengan seksama. Untuk jelasnya silahkan Anda baca pada link artikel berikut, 5 Tips Membuat Perjalanan Yang Nyaman.

Hal yang kedua

Setelah Anda menyusun rencana perjalanan dengan matang, dan tiba pada H-1 keberangkatan, tentunya Anda akan melakukan packing barang.

baggage packingPada saat packing, perlu Anda perhatikan jumlah barang bawaan yang dibawa. Pakaian tentu menjadi hal yang utama untuk dibawa. Lebihkan jumlahnya dari yang semestinya Anda bawa.

Berikutnya, peralatan mandi secukupnya, peralatan ibadah, peralatan yang berhubungan dengan pengisian daya baterai, serta obat-obatan tentu menjadi hal yang wajib Anda bawa.

Jika dirasa perlu membawa tas cadangan yang bisa dilipat, maka bawalah, karena Anda akan tahu kegunaannya ketika Anda hendak kembali ke tanah air.

Setelah packing dilakukan, maka Anda perlu membuat item checklist tentang apa-apa yang harus Anda persiapkan dan Anda bawa. Hal ini perlu dilakukan agar jangan sampai ada yang tertinggal manakala Anda sudah di bandara.

Paspor dan tiket penerbangan pulang pergi harus ada dalam genggaman. Upayakan agar tidak menyimpan dokumen penting tersebut dalam bagasi. Simpanlah di tas terpisah yang selalu Anda bawa kemanapun Anda pergi.

Hal yang ketiga

Anda harus memperhitungkan dengan matang jarak dari rumah Anda ke bandara, serta jadwal penerbangan yang tertera di tiket.

Anda dapat mengatur apakah akan membawa dan menitipkan kendaraan Anda di bandara, atau Anda akan menggunakan transportasi umum. Jika Anda membawa dan menitipkan kendaraan di bandara, Anda perlu mencari tahu dimana saja lokasinya, berapa biaya atau tarif parkirnya.

Jika Anda memilih menggunakan transportasi umum, maka tentunya ada beragam pilihan, mulai dari taksi, bus bandara yang dioperatori oleh DAMRI, transportasi online, sampai yang terkini kereta bandara.

Buatlah jarak waktu yang agak longgar agar Anda tidak kehabisan waktu yang malah membuat Anda tergesa-gesa karena mengejar waktu take-off.

Perlu diketahui bahwa beberapa maskapai menerapkan aturan yang ketat soal waktu take-off. Terlambat dari waktu yang sudah ditentukan akan membuat Anda ketinggalan pesawat, dan tiket pun akan hangus tanpa bisa di klaim.

Hal yang keempat

Ketika Anda sudah di bandara dan masih memiliki jarak waktu yang longgar, jangan juga kemudian membuat Anda terlena dengan bersantai-santai tanpa melakukan hal yang semestinya Anda lakukan.

Selalu perhatikan announcement yang ada, dan cari papan petunjuk waktu keberangkatan.

Beragam informasi penerbangan ada di papan petunjuk waktu keberangkatan, seperti, apakah pesawatnya sudah bisa boarding, sudah take-off, atau bahkan terjadi delay.

Hal berikutnya yang harus Anda lakukan saat sudah ada di dalam bandara adalah melakukan proses check-in.

Jika Anda belum melakukan proses check-in secara online, maka ini bisa Anda lakukan secara manual di counter maskapai. Anda akan diminta untuk menunjukkan tiket penerbangan dan paspor Anda untuk proses check-in dan bagasi Anda.

Maksimal bagasi yang tidak dikenakan charge yaitu 20 kg, jika lebih dari itu maka akan ada tambahan biaya yang bervariasi besarannya untuk tiap maskapai.

self check in counterBeberapa maskapai juga telah menyiapkan anjungan untuk self check-in. Hal ini bermanfaat ketika terjadi antrean di counter check-in. Jika terjadi kondisi demikian dan Anda tidak membawa bagasi, hanya membawa barang bawaan kabin saja, maka anjungan self check-in adalah pilihan yang tepat, apalagi bila waktu take-off pesawat Anda sudah semakin dekat.

Jika Anda belum familiar menggunakan anjungan self check-in ini, biasanya terdapat petugas dari pihak maskapai yang akan membantu.

Selalu perhatikan area sekitar Anda, pelajari bahasa tubuh penumpang yang Anda perkirakan memiliki tujuan yang sama dengan Anda. Hal ini untuk memastikan agar Anda tidak ketinggalan pesawat.

Hal yang kelima

Ketika Anda sudah menuju pintu gate-in untuk melakukan boarding pass, maka sejurus kemudian Anda sudah berada di dalam pesawat.

Untuk beberapa penerbangan tertentu, proses dari boarding menuju ke pesawat dilakukan dengan Anda dijemput bus yang sudah disediakan oleh pihak maskapai untuk kemudian diantar ke pesawat.

Lalu ketika Anda sudah berada di kabin pesawat, dan telah meletakkan barang bawaan dengan baik, perhatikan dengan seksama saat awak kabin memberikan penjelasan tentang kegunaan alat-alat, dan hal-hal yang dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.

Biasakan untuk selalu mengikuti apa yang disampaikan oleh cabin crew saat berada di dalam pesawat.

Hal yang keenam

klaim bagasiSaat pesawat mendarat, setiap penumpang pasti bergegas mencari bagasi.

Jika perjalanan Anda adalah liburan dan masuk ke dalam grup besar yang menggunakan jasa tour travel serta didampingi langsung oleh tour leader, mungkin Anda bisa agak nyaman karena pihak tour travel biasanya akan menangani bagasi Anda.

Jika demikian maka Anda bisa hanya fokus pada proses masuk ke sebuah negara dengan mengikuti alur pemeriksaan paspor saja.

Namun jika perjalanan liburan Anda menggunakan jasa tour travel penjemput, maka bagasi harus Anda tangani sendiri. Perhatikan jumlah bagasi yang Anda bawa, jangan tertukar apalagi hilang.

Di beberapa bandara, bagasi yang lambat diambil oleh pemiliknya, biasanya diletakkan di dekat konter baggage claim, untuk menghindari tercampurnya bagasi dengan bagasi lain dari penerbangan berikutnya.

Jika bagasi sudah ditangan, dan akan ada yang menjemput Anda, maka Anda harus memperhatikan waktu penjemputan.

Jangan karena Anda bersantai-santai menikmati bandara dengan duty free-nya lalu Anda malah ditinggal penjemput Anda, hanya karena Anda terlambat sampai di meeting point, yang biasanya di gate-out.

Beberapa tour travel penjemput bandara mungkin menjemput traveler dari berbagai penerbangan yang berbeda di jam kedatangan yang sama dengan Anda menggunakan satu moda transportasi yang sama dengan alasan efisiensi waktu. Dengan alasan yang demikian maka sangat mungkin Anda akan ditinggalkan jika terlambat sampai di meeting point.

Pahami bahwa Anda sudah berada di negara yang bukan negara asal Anda, sehingga waktu dan budayanya tentu akan berbeda.

Hal yang ketujuh

Setelah penjemputan bandara, maka tiba waktunya bagi Anda untuk menikmati perjalanan liburan Anda.

Jika Anda menggunakan jasa tour travel dengan tour leader dari negara yang sama dengan Anda, maka liburan Anda menjadi sangat mudah, karena segala sesuatunya bisa di handle oleh tour leader.

Sedangkan jika Anda menggunakan jasa tour travel penjemput, bisa jadi Anda akan mengalami sedikit kendala, umumnya menyangkut komunikasi.

Kenapa? Hal itu dapat terjadi karena bahasa yang berbeda. Anda fasih bahasa Inggris, namun guide lokal tidak fasih bahasa Inggris, atau sebaliknya, sang guide fasih bahasa Inggris namun Anda terbata-bata. Meski minor, tapi itu adalah sebuah kendala.

Tentu akan lebih menantang jika Anda datang berlibur ke suatu negara tanpa menggunakan jasa tour travel. Akan ada banyak kendala pastinya, terlebih jika Anda tidak fasih bahasa Inggris. Ibarat pertandingan sepak bola, belum bertanding skor-nya sudah 0-1 dengan Anda ketinggalan lebih dulu.

Namun jangan khawatir, beberapa traveler pernah mengatasi itu semua dengan hanya bermodal nekat dan mental yang kuat. Meski bahasa berbeda, traveler tersebut tetap sampai ke tujuannya.

Hal yang kedelapan

Setelah Anda puas mengunjungi berbagai destinasi di suatu negara, maka tiba saatnya bagi Anda untuk bersiap kembali ke negara asal.

Mayoritas traveler selalu menyempatkan membeli sekedar untuk oleh-oleh bagi sanak famili dan handai taulan, maupun untuk kenang-kenangan pribadi.

Namun, akibat itu, ternyata barang bawaan Anda pun menjadi bertambah. Tidak usah panik, karena ternyata Anda sudah membawa tas lipat cadangan yang Anda bawa pada saat packing di H-1 keberangkatan Anda. Dan Anda pun jadi tahu kegunaannya sekarang.

Urusan packing berikut dengan tas bawaan selesai, dan Anda pun check-out dari hotel tempat Anda menginap, untuk kemudian di drop bandara. Itu kalau Anda menggunakan jasa tour travel, jika tidak, maka Anda harus ke bandara tanpa pengantar.

Hal yang kesembilan

Setelah berada di bandara, Anda kembali akan melakukan proses check-in untuk perjalanan kembali ke negara asal.

Hati-hati dengan barang bawaan Anda. Beberapa bandara menerapkan aturan yang ketat terhadap barang bawaan, diluar barang yang memang dilarang untuk dibawa, seperti narkoba, senjata, binatang, buah dengan aroma menyengat, dan seterusnya yang dilarang dibawa.

Di beberapa bandara, mineral water termasuk yang tidak diperkenankan dibawa ke dalam kabin. Produk kosmetik seperti cream dan lotion juga termasuk yang dilarang masuk kabin. Jika produk kosmetik tersebut merupakan barang yang Anda beli sebagai titipan atau oleh-oleh, simpanlah di bagasi, karena itu cara teraman menyelamatkannya.

Satu lagi, bagi Anda yang membeli barang bermerk dan dikenakan pajak, maka Anda dapat melakukan klaim pembebasan pajak terhadap barang yang telah Anda beli.

Beberapa negara menerapkan syarat minimum transaksi yang besarannya bervariasi untuk dapat melakukan klaim pajak tersebut.

Perhatikan atau tanyakan dimana letak konter tax refund, dan sebelumnya jangan lupa untuk selalu memperhatikan waktu take-off. Pertimbangkan juga apakah konter tax refund tersebut penuh dengan antrian. Jika tidak ada antrian dan masih terdapat cukup waktu sebelum take off maka Anda bisa dengan leluasa melakukan claim.

Biasanya Anda diminta untuk menunjukkan paspor dan tiket penerbangan.

Hal yang kesepuluh

Proses bagasi sudah, check-in pun sudah, berikutnya Anda akan melalui proses pemeriksaan paspor dan bagasi kabin.

Ya, seperti pada saat keberangkatan dari negara asal, Anda kembali akan melalui proses pemeriksaan paspor sebagai tanda bahwa Anda sedang bersiap untuk keluar dari sebuah negara.

Jika pemeriksaan paspor sudah Anda lewati, pun begitu dengan bagasi kabin, maka Anda selanjutnya tinggal menunggu waktu boarding dan take-off. Hal ini sama seperti saat Anda take-off pertama kali dari negara asal.

ticket Perhatikan juga letak Gate-In penerbangan Anda, biasanya hal ini dapat Anda lihat di tiket. Beberapa bandara, selepas dari pemeriksaan paspor dan bagasi kabin, letak pintu keberangkatannya bisa berjarak 15 sampai dengan 30 menit berjalan kaki. Tentu itu adalah waktu yang cukup lumayan, apalagi jika waktu penerbangan Anda mepet. Jika demikian kondisinya, jangan tergoda untuk mampir ke toko duty free.

Terakhir, jika Anda sudah boarding dan sudah ada di dalam pesawat, maka berdoalah agar perjalanan Anda kembali ke negara asal diberikan kenyamanan dan keselamatan.

 

Demikianlah 10 hal yang perlu diperhatikan untuk Anda yang baru pertama kali pergi berlibur ke luar negeri.(ti-id)

 

Sumber gambar:

thewanderingwanderluster.com, ranseltravel.com, emirates.com, youtube.com

0 thoughts on “10 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Perjalanan Pertama Kali Anda Ke Luar Negeri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.